5 Masalah yang Sering Muncul Kulit Pantat


Timbulnya jerawat di pantat atau pantat ialah hal yang lumrah serta bisa dirasakan oleh kebanyakan orang. Tetapi, jerawat pada ruang ini cukup berlainan dengan jerawat yang seringkali tampil di muka. 

Berikut beberapa keadaan yang bisa jadi pemicunya: 

1. Folikulitis 

Pemicu jerawat di pantat umumnya bermula dari folikulitis. Folikulitis ialah peradangan pada folikel rambut karena infeksi bakteri S. aureus. Bakteri ini dengan alamiah hidup di permukaan kulit. Tetapi, bakteri akan menyebabkan infeksi saat masuk folikel. 

Folikel adalah tempat tumbuhnya rambut, kelenjar minyak, serta kelenjar keringat. Waktu berlangsung infeksi, folikel akan alami peradangan yang diikuti dengan abuh, kemerahan, serta ngilu. Jerawat yang sangat kronis dapat menjadi bisul bernanah. 

2. Pori-pori terhalang 

Sama dengan pori-pori kulit anggota badan yang lain, pori-pori pada kulit pantat dapat juga terhalang. Sumbatan ini tercipta dari kotoran, sel kulit mati, sebum (minyak), serta rambut. Infeksi pada sumbatan pori-pori dapat menyebabkan timbulnya banyak jerawat. 

Bakteri pemicu jerawat di pantat umumnya sama juga dengan bakteri yang mengakibatkan jerawat di wajah, dada, serta punggung. Anda bisa menahan infeksi bakteri ini dengan bersihkan semua anggota badan, terhitung pantat setiap saat mandi serta jaga permukaannya masih kering. 

3. Keratosis pilaris 

Bila jerawat pada pantat terlihat seperti bintil kasar berwarna merah, ini dapat jadi sinyal dari keratosis pilaris. Pemicunya datang dari penimbunan keratin di pori-pori. Keratin ialah protein yang membuat susunan pelindung pada permukaan kulit. 

Pemicu berlangsungnya keratosis pilaris hingga ada jerawat di pantat belum didapati dengan tentu. Pada sebagian orang, keadaan ini dapat juga bertahan seumur hidup serta cukup mengganggu. Tetapi, Anda tak perlu merasakan kuatir sebab keratosis pilaris tidak beresiko. 

4. Bisul (abses) 

Berlainan dengan jerawat di wajah, bisul biasanya memiliki ukuran besar serta lebih menyakitkan. Bisul berlangsung karena infeksi kronis serta berkepanjangan pada folikel rambut. Infeksi dapat dikarenakan oleh bakteri strep, bakteri pseudomonas, atau jamur. 

Siapa juga dapat alami permasalahan dengan bisul. Namun, remaja serta beberapa orang yang tinggal bersama dengan di lingkungan padat beresiko tambah tinggi. Buat menahan munculnya bisul, jaga kebersihan kulit pantat serta celana yang Anda pakai. 

5. Iritasi folikel karena gesekan 

Permasalahan jerawat tidak selamanya dipacu oleh bakteri. Kadang, pemicu jerawat di pantat dapat juga datang dari iritasi pada folikel karena gesekan baju. Gesekan lebih gampang berlangsung saat Anda memakai baju ketat atau memiliki bahan denim serta spandek. 

Iritasi pada folikel dapat dikarenakan oleh gabungan baju serta keringat. Keringat membuat kulit Anda lembap, sedang baju memiliki bahan nilon dan poliester lebih gampang memerangkap kelembaban. Ini makin lama bisa menyebabkan iritasi. 

Jerawat di pantat salah satu permasalahan kesehatan yang seringkali menyerang kulit. Sayangnya, keadaan ini bisa ada karena rutinitas yang salah, seperti kurang jaga kebersihan kulit pantat atau pilih type baju yang salah. 

Menghindarkan kebiasaan-kebiasaan ini akan ikut menolong Anda menghindarkan pemicu jerawat di pantat. Meskipun jerawat pada ruang ini masih dapat ada setiap saat, rutinitas yang Anda kerjakan bisa kurangi risikonya.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "5 Masalah yang Sering Muncul Kulit Pantat"

Posting Komentar