Kenali 5 Strategi Diskon untuk Menjual Produk

Kenali-5-Strategi-Diskon-untuk-Menjual-Produk

Dalam menjalankan bisnis pastinya membutuhkan strategi untuk menarik perhatian pelanggan, seperti strategi diskon yang umum dilakukan. Dengan menawarkan harga yang relatif murah dengan kualitas yang mumpuni biasanya para pelanggan akan menyukainya. Strategi diskon lainnya yang dapat Anda tawarkan ialah memberinya voucher promo, terutama bagi pebisnis yang menjual produknya di toko online. 

Strategi Diskon dalam Menjual Produk 

Langkah-langkah dasar dalam menentukan strategi diskon yang perlu Anda lakukan diantaranya: mengidentifikasi margin keuntungan, break event point, dan mark up harga yang masuk akal. Kedua, mengidentifikasi diskon penjualan apa yang sekiranya masih menguntungkan jika dipasarkan. Ketiga, mencari tahu strategi penjualan kompetitor Anda yang menggunakan diskon. Terakhir, mengidentifikasi berapa lama produk akan menurun dalam setahun. Untuk langkah-langkah yang lebih dalam coba perhatikan pada uraian di bawah ini. 

1. Memahami Psikologi Penetapan Harga 

Hampir semua orang sepertinya pernah menemukan penetapan harga yang tidak bulat, misalnya Rp. 9.990,00. Sekilas pihak penjual hanya mendapat keuntungan sedikit dari pendapatan penjualan tersebut. Padahal, ini hanyalah bagian dari strategi pemasaran, yang mana mempermainkan psikologis pembeli. Pembeli akan berpikir bahwa harga Rp. 9.990,00 masih dibawah Rp. 10.000 yang artinya masih relatif murah. Penetapan harga yang demikian ternyata mampu menaikkan omset pebisnis. 

2. Coba Persentase Diskon 
Menawarkan diskon dengan persentase termasuk strategi yang paling umum dilakukan para pebisnis. Persentase yang Anda bangun diarahkan sesuai dengan target penjualan Anda. Misalnya Anda menerapkan diskon dengan angka aman seperti 5 – 10 persen, artinya Anda hanya menarik minat pembeli. 

Berbeda ketika menawarkan diskon hingga 70 persen yang bermaksud menjual barang-barang lama agar segera habis. Seberapa pun angka yang diberikan untuk diskon, pikirkan bahwa Anda tetap bisa menghasilkan keuntungan. 

3. Buat dan Promosikan Event Berbasis Diskon 

Ketika Anda sedang berpikir keras bagaimana mempertahankan pelanggan agar tetap tertarik dengan produk yang Anda jual, maka bisa dengan mengadakan event yang berbasis diskon. Ketika peminat produk Anda datang ke event tersebut, berilah diskon atau voucher promo khusus customer. Cara seperti ini akan membuat customer menunggu event atau produk yang akan dikeluarkan oleh perusahaan Anda. 

4. Coba Gratis Biaya Pengiriman 

Ketika Anda menjual produk di toko online, cobalah dengan menawarkan gratis biaya pengiriman. Banyak pembeli yang produknya berakhir di keranjang karena merasa mahal dengan biaya pengirimannya. Memberikan penawaran gratis ongkir memang akan menekan biaya Anda di awal penjualan, akan tetapi ini merupakan salah satu cara memikat perhatian pelanggan. Dalam hal ini, Anda perlu berpikir lagi bagaimana cara menghasilkan keuntungan dengan tetap menawarkan gratis biaya pengiriman. 

5. Pemberian Free Gift 

Jika Anda menggunakan free gift dengan benar, bukan tidak mungkin para pembeli menunggu momen tersebut. Dengan menawarkan free gift, Anda bisa meningkatkan omset sekaligus menjual produk yang stagnan atau kurang laku. Cara pemberian free gift yang paling efektif ialah dengan mensyaratkan pembeli harus membeli produk tertentu, kemudian pembeli bisa mendapat free gift. Meskipun free giftnya masih produk yang sama, nyatanya para pembeli mau mendapatkan free gift tersebut. 

Demikianlah beberapa cara menerapkan strategi diskon dan voucher promo untuk menjual produk Anda, baik di toko online maupun offline. Berbagai strategi pun sedang dipikirkan oleh kompetitor yang lain, sehingga Anda perlu menerapkan strategi baru agar mampu bersaing. Dengan demikian, strategi penjualan memang selalu berkembang sesuai dengan zamannya.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kenali 5 Strategi Diskon untuk Menjual Produk"

Posting Komentar